feature content slider

Random Post

Latest Post

TUGAS 2 MIKROPROSESOR

Written By Unknown on Minggu, 05 Januari 2014 | 01.51

aris pambudipak arif johar
diki suryadi



MAKALAH APLIKASI  MIKROKONTROLER ATMEL ATMEGA8515
SEBAGAI PEMBANGKIT DAN PENGHITUNG FREKUENSI


M. Hilal Khaelani2)
11.11.24022)khaelanihaelal.blogspot.com
kelas TI11 B


TEKNIK INFORMATIKA STMIK AMIKOM PURWOKERTO


2013/2014

Abstrak digunakan mikro kontroler ATmega8515 produk dari ATMEL sebagai pembakit dan penghintung frekuensi yang praktis untuk penggunaan di laboratorium maupun dilapangan metode yangdigunakan fasilitas register pewaktu/pemecah (Timer counter) dan pembanding (compere) yang ada dalam mikrokontroler. Mikrokontroler ATMEL ATmega8515 memiliki kecepatan frekuensi 16 MHz, kemampuan pencacah  16-bit, serta kemudahan pemrograman dengan menggunakan bahasa C dari CodevisionAVR. Dari pengujian didapatkan hasil bahwa frekuensi yang dihasilkan mendekati frekuensi masukan.

Kata Kunci : Frekuensi,  Mikrokontroler
ATmega8515, Pencacah, Pembanding, Bahasa CKata kunci : sistem, website



Pendahuluan
Perkembangan teknologi elektronika dewasa inisangatlah pesat dipicu dengan ditemukannya transistor menyebabkan terjadinya revolusi teknologi dibidang elektronika. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya diciptakan alat baru yang memudahkan manusia menyelesaikan pekerjaannya, salah satunya adalah dengan diciptakannya mikrokontroler sebagai alat bantu pengendali otomatis. Dengan mikrokontroler maka penggunaan peralatan yang dulu hanya bisa dikendalikan secara manual sekarang bisa dikendalikan hanya dengan menggunakan IC yang berukuran kecil ini. Atmel merupakan salah satu perusahaan pembuat chip mikrokontroler yang terkenal. Salah satu produk mikrokontroler dari atmel adalah mikrokontroler AVRATmega8515. Mikrokontroler AVR ini mulai diperkenalkan Atmel

 Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai pada tugas mikroprosesor yaitu:
 Mempelajari tentang mikrokontroler AVR ATmega8515.Membuat perangkat keras dan lunak untuk pembangkit dan penghitung  frekuensi menggunakan mikrokontroler ATM ATmega8515

Tinjauan Pustaka
         Mikrokontroler ATmega8515 adalah
mikrokontroler 8-bit  buatan ATMEL dengan 8  Kbyte System Programable Flash  dengan teknologi memori tak sumirna (nonvolatile), kepadatan tinggi, dan kompatibel dengan pin out dan  set instruksi standar industri MCS51 INTEL.




Arsitektur yang digunakan dengan RISC (Reduce Instruction set in singgle chip.
bebtuk kemasan dan susunan kaki-kaki mikrokontroler dari ATmega8514 diperlihatkan seperti pada gambar  dibawah ini

Metedologi penelitian
penelitian, dilakukan dengan memberi masukan pada
mikrokontroler ATmega8515 dan keluarannya berupa frekuensi pada pin 5 PORT D (PD5) dimasukkan pada frekuensi counter.   Skema rangkaian pengujian seperti pada Gambar sistem minimum mikrokontroler ATmega8515dengan menggunakan frekuensi counter dapat dilihat


Dari data yang didapat dari pengujian sistem minimum mikrokontroler ATmega8515 dengan
menggunakan frekuensi counter dapat terlihat bahwa frekuensi yang dihasilkan oleh pembangkit frekuensi
mendekati frekuensi yang ditampilkan oleh  frekuensi counter. Hal tersebut disebabkan sistem ini
menggunakan  clock  sebesar 16 MHz, sehingga 1siklusnya mendekati sama dengan 125  ns, karena
faktor 1 siklusnya bisa lebih atau kurang dari atau sama dengan 125 ns maka frekuensi yang dihasilkan
dan ditampilkan pada LCD terjadi selisih. Bila 1siklus kurang dari 125 ns diperoleh frekuensi lebih
dari 100 KHz, sebaliknya bila 1 siklus lebih dari 125 ns diperoleh frekuensi kurang dari 100 KHz. Selain itu perbedaan ini disebabkan karena didalam proses pengeksekusi program didalam sistem terdapat
berbagai macam instruksi-instruksi sehingga proses-proses tersebut juga memakan waktu, karena terdapat looping-looping  didalamnya.  Gambar 4.2 merupakan hasil pengujian sistem minimum mikrokontroler ATmega8515 dengan menggunakan frekuensi counter pada audio generator


Pada pengujian ini hasil gelombang keluarannya dapat dilihat dengan menggunakan osciloscope. Dengan mengetahui V/div dan T/div dari osciloscope, maka kita dapat mengetahui nilai frekuensi yang dihasilkan.  Gambar 4.3 merupakan hasil pengujian alat dengan menggunakan osciloscope 

umum penggunaan port-port pada rangkaian ATmega8515 adalah seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini :

Dari hasil  pengamatan  di atas terlihat bahwa terdapat perbedaan antara frekuensi masukan, yaitu
frekuensi yang dimasukkan pada sistem minimum mikrokontroler ATmega8515 dengan menggunakan
keypad, dengan frekuensi keluaran, yaitu frekuensi yang terlihat pada layar  osciloscope. Perbedaan ini
disebabkan karena didalam proses pengeksekusi program didalam sistem mikrokontroler ATmega8515 terdapat berbagai macam instruksi-instruksi  sehingga menyebabkan proses frekuensi yang dihasilkan sedikit berbeda dari frekuensi yang dimasukkan. Proses-proses tersebut juga memakan waktu, karena terdapat looping-looping didalamnya. Perbedaan tersebut dapat juga disebabkan karena adanya faktor tole ransi dari masing-masing komponen sehingga menyebabkan adanya sedikit penyimpangan dari kondisi idealnya.

Hasil dan Pembahasan
Dalam Tugas Mikroprosesor ini, sistem yang akan dibua dibatasi pada hal-hal sebagai berikut :
 Perangkat keras yang digunakan berbasis mikrokontroler ATMEL ATmega8515.
Semua perhitungan dan analisa adalah didasarkan pada keadaan ideal dari nilai-nilai komponen dan perangkat-perangkat lain yang mendukungnya. Frekuensi keluaran berupa gelombang kotak Frekuensi maksimal adalah 100 KHz.
Mikrokontroler ini dirancang sebagai suatu rangkaian  single chip  (Gambar 3.2),  sehingga dalam perancangannya cukup dibutuhkan rangkaian pembangkit  clock  (crystal  dan kapasitor) dan  power supply.  Mikrokontroler diberi osilator kristal eksternal sebagai pembangkit frekuensi internal sebesar 16 MHz.  Secara 

Penggunaan port-port pada atmega8515.

          Keypad  digunakan untuk memasukkan nilai dari frekuensi kerja yang diharapkan. Pada  keypad  ini digunakan tipe matrik 4 x 4. Skema rangkaian keypaddiperlihatkan pada Gambar

Bagian ini merupakan bagian utama dimana compiler  akan melakukan inisialisasi dan pemanggilan fungsi-fungsi lain. Seperti pada Bahasa C yang biasa digunakan, fungsi main() merupakan fungsi istimewa. Hal ini karena fungsi ini merupakan titik awal dan titik akhir eksekusi  program. Diagram alir (flowchart) program utama ditunjukkan pada Gambar

Fungsi generator
Bagian ini merupakan bagian utama dari menu frekuensi generator, dimana pada fungsi ini terdapat inisialisasi dan pemanggilan fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan kerja dari frekuensi generator. Diagram alir dari fungsi  generator ()  diberikan pada Gambar


Fungsi Hz

Fungsi  Hz()  digunakan untuk mengaktifkan fasilitas pencacah pada mikrokontroler. Pewaktua pada mikrokontroler dilakukan secara eksternal menggunakan PORT B1 (T1). Port ini berfungsi sebagai masukan, apabila sumber detak
timer/counter1  diaktifkan secara eksternal. Diagram
 
Kesimpulan
1.      Kemampuan mikrokontroler ATmega8515 untuk 16-bit Timer/Counter  dapat difungsikan sebagai penghitung frekuensi dengan mengaktifkan masukan pewaktu eksternal (External clock source) pada T1 / Port B pin 1.
2.      Kemampuan mikrokontroler ATmega8515 untuk 16-bit Timer/Counter  dapat difungsikan sebagai pembangkit frekuensi dengan mengaktifkan pembanding (compare) pada Port D pin 5.
3.       Pada pengujian pembangkit maupun penghitung frekuensi diperoleh frekuensi yang mendekati frekuensi masukan.
4.       Dengan menggunakan mikrokontroler ATmega8515, frekuensi dari pembangkit frekuensi dapat diubah sesuai dengan keadaanyang diinginkan        
Saran
       Dari hasil perancangan dan pembuatan alat penghitung frekuensi menggunakan mikrokontroler ATmega8515 yang diaplikasikan pada generator sinkron serta pengujian yang telah dilakukan dapat
diberikan saran-saran sebagai berikut :
1.  Mikroprosesor ATmega8515 dapat digunakan sebagai penghitung frekuensi yang mampu menghitung frekuensi hingga setengah dari nilai clock pada kristal yang digunakan, serta dapat dikembangkan dengan menggunakan metode algoritma yang berbeda.
2.  Pembangkit dan penghitung frekuensi merupakan salah satu  fitur  dasar dari mikrokontroler Atmega8515 yang dapat dikembangkan ke dalam berbagai aplikasi yang lain misalnya : sistem pengaman pada generator sinkron.






Daftar Pustaka

 [1]  Kadir, Abdul,  Pemrograman Dasar Turbo C untuk IBM PC, ANDI Offset, Yogyakarta, 1997.
[2]  Khadiq,  Achmad,  Aplikasi Mikrokontroler ATMEL AT90S8515 Sebagai Pengatur pada Mesin Tetas,Tugas Akhir,Teknik Elektro Undip, 2005.
[3]  Mahadmadi,  Fajar,  Embedded C Pada Mikrokontroler AVR AT90S8515,  Tugas Akhir,  Teknik Elektro Undip, 2003.
[4]  ---,  8-bit AVR Microcontroller instruction sethttp://www.atmel.com, 2005.
[5]  ---,  8-bit Microcontroller with 8 K Bytes Flash, ATmega8515 datasheet,  http://www.atmel.com, 2005.
[6]  ---,  CodeVisionAVR User Manual, Version 1.0.1.7, HP InfoTech, 2001.
[7]  ---,  Instruction Set,  http://www.atmel.com.

 



 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Haekal - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger